Sunday, December 30, 2012

Mozart

Wolfgang Amadeus Mozart yang bernama asli Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart (lahir di Salzburg, 27 Januari 1756 – meninggal di Wina, Austria, 5 Desember 1791 pada umur 35 tahun) adalah seorang komponis. Ia dianggap sebagai salah satu dari komponis musik klasik Eropa yang terpenting dan paling terkenal dalam sejarah. Karya-karyanya (sekitar 700 lagu) termasuk gubahan-gubahan yang secara luas diakui sebagai puncak karya musik simfoni, musik kamar, musik piano, musik opera, dan musik paduan suara. Contoh karyanya adalah opera Don Giovanni dan Die Zauberflöte. Banyak dari karya Mozart dianggap sebagai repertoar standar konser klasik dan diakui sebagai mahakarya musik zaman klasik. Karya-karyanya diurutkan dalam katalog Köchel-Verzeichnis.

Mozart, yang dikenal memiliki kemampuan tala mutlak (mengenal nada dengan tepat tanpa bantuan alat), mengenal musik sejak lahir. Ayahnya, Johann Georg Leopold Mozart adalah komponis penting pada jamannya, salah satu karyanya yang paling penting adalah Kindersinfonie ("Simfoni Anak-Anak"). Wolfgang adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara yang meninggal prematur. Hanya dia dan Maria Anna Mozart ("Nannerl") yang bertahan hidup sampai dewasa. Sewaktu berumur empat tahun, Mozart sudah mampu memainkan harpsichord dan melakukan improvisasi pada karya-karya musik pendahulunya. Dia bahkan menulis komposisinya yang pertama saat berumur lima tahun. Karya-karyanya antara lain adalah Violin Sonata, dan beberapa Minuet. Leopold mengumpulkan semua komposisi ini tanpa sepengetahuan anaknya. Demikian halnya dengan Nannerl, dia juga adalah pemain piano yang sangat handal. Leopold yang menemukan bakat kedua anaknya merasa “terpanggil” untuk memamerkan mereka ke seluruh Eropa.

Mozart kemudian dibawa untuk bermain piano di depan raja Bayern di München. Pada bulan September 1762, Leopold mengambil cuti panjang dari jabatannya untuk mempromosikan anaknya kepada raja-raja. Mereka lalu berangkat ke Wina. Di sana Mozart bermain piano di depan Ratu Maria Theresia yang terpukau akan keahlian permainan Mozart dan Nannerl. Setelah konser ini, Mozart harus mengikuti konser yang cukup panjang selama tiga tahun yaitu Paris (1763, 1765) dan London (1764-1765). Di tempat-tempat tersebut, Mozart mengadakan konser di depan raja-raja dan juga diuji oleh mereka. Antara lain dengan mengimprovisasi tema-tema yang diberikan oleh penguji dengan mata yang ditutup selembar kain. Mozart disambut sebagai anak ajaib di segala tempat. Di London, dia juga bertemu dengan anak dari Johann Sebastian Bach, yaitu Johann Christian Bach yang sering dipanggil sebagai English Bach. Mozart memainkan piano sonata dalam empat tangan sembari duduk di pangkuan Bach.

Simfoni-simfoni dari Bach dan Carl Friedrich Abel memengaruhi simfoni-simfoni Mozart yang pertama (K.16 & K.19), yang pada tahun 1764 & 1765. Pada 1767, Mozart menggubah beberapa piano sonata dari komponis-komonis lain dan membuatnya menjadi empat buah piano Concerto pertamanya (K.37, K.39, K.40, K.41). Pada tahun 1768, atas permintaan Kaisar Wina, Mozart menggubah Opera buffa (komik opera), La Finta Semplice (namun tak terpentaskan) dan operetta Bastien und Bastienne.

Read More..

Thursday, October 18, 2012

Music Instrumental

Halo Sahabat sekalian, lama sudah tidak pernah muncul suatu text di blog ini. Oke kali ini Saya akan bercetita sedikit tentang pendapat saya. Sobat sekalian pasti tahu tentang Musik? pasti lah, siapa yang tak kenal musik, kecuali mereka yang menderita tuna rungu.

Lalu mengapa saya menggunkan judul Music Instumental? Mari kita kenali sedikit tentang musik intrumental. Semua musik pasti menggunkan instrumen, entah guitar ataupun drum, trompet dan masih banyak lainnya. Sobat jngan salah sangka, jika sobat mengatakan laagu itu sama dengan instumental, sobat telah keliru, walaupun sebenarnya lagu juga menggunkan instrumental.

Pada kenyataannya instrumental sangan kontras dibandingkan dengan lagu, instrumental adalah sebuah rekaman komposisi musik tanpa lirik, sedangkan lagu menggunakan lirik. Namun taukah sobat sekalian, bahwa semua itu disebut sebgai musik, lalu dari musik dibedakan lagi menjadi instrumen dan lagu yang masing-masing menggunkan lirik dan tidak, lalu dari kedua tadi dibagi legi menjadi beberapa bagian, yang biasa disebut Genre Musik, taukan genre musik? yap, yitu jenis musik itu, seperti Metal, Rock, Jazz, Avantgrade, Clasical, Pop, Acoustic, R&B, Hip-Hop,dan masih banyak lagi. Dan dari sekian Genre masih dibagi lagi, wow, bisa kebayang betapa banyaknya aliran musik.

Namun disini kasusnya bukan masalah genre atau pun aliran musik itu, namun saya aka coba berpendapat bawa Instrumen itu lebih baik daripada Lagu. Kenapa? Oke ini kasusnya, dalam suatu hal perasaan akan menjadi sedih ketika mendengar lagu yang berlirik sedih, karena lagu terpaku dengan lirik yang diciptakan. Namun itu tak berarti dengan instrumen, karena pada musik instrumen kitalah yang akan membangun lirik itu sendiri, contoh, saya berikan lagu instrumen yang keren dah, ni linknya Buckethead - Hills of Eternity Coba dengarkan dengan baik, dan renungkan, maka bisa menjadi banyak sekali kesan yang ditimbulkan dari instrumen yang satu ini dan tentunya penuh warna tak jarang bikin hati tenang. hehe,, oke dah, hanya itu saja kawan, berikan tanggapannya ya,, :D

Read More..

Monday, October 1, 2012

Anak Indigo

Hhe… Setelah ngisi Blog ini dengan sesuatu yang kurang penting (karna bingung mau ngisi apaan), akhirnya gue temuin juga topik-topik, yang mudahan aja bermanfaat (Amin..). Kali ini gue tertarik ama dunia anak indigo. Mulai dari apa itu indigo ? awal mula ditemukan ? sampai ciri-cirinya ? yah… simak aja dah…

Chek this out…

ANAK INDIGO

Setelah mencari berita sana sini mengenai indigo, dan pencarian yang melelahkan (lebai…lebai) akhirnya gue bisa juga menyelesaikan artikel gue ini. Fenomena akan indigo ini sebenarnya telah ada sejak tahun 1970_n oleh Nacy Tappe Anne seorang peneliti aura yang pada waktu itu mengeluarkan buku yang berjudul “Understanding Your Life Through Color”. Namun mulai dikenal sejak tahun1990 dan mulai diperbincangkan. Istilah indigo diambil dari bahasa Spanyol yang berarti nila “Warna ini merupakan kombinasi warna biru dengan ungu,” kata Dr Tb Erwin Kusuma, SpKJ, psikiater anak dengan pendalaman di bidang kesehatan mental spiritual. Indigo sebuah warna yang dipancarkan cakra tajam yaitu ajna atau warna yang dominan dengan warna aura (Biru-Merah). Anak-anak yang mempunyai cakra tajam ajna biasanya berwarna nila dibagian dahi tengah di atas alis. Itu bisa dilihat jika mengunakan alat pendeteksi aura. Para ilmuan Rusia pada tahun 2005_n mengatakan bahwa diatas bumi kita sekarang tumbuh suatu spesies “Manusia Baru” yaitu indigo, ada juga yang mengatakan “Chikdren of the sun” atau “Millinneum Children” oleh para ilmuan Amerika. Yang jelas anak indigo ini dipilih langsung oleh alam yang mempunyai kempuan lebih. “kalo kata gue”.

Anak Indigo didefinisikan sebagai anak yang menunjukkan kelebihan karena memiliki kemampuan supranatural karena sudah sejak lahir sudah terbuka mata ketiganya. Mata ketiga yang dimaksudkan adalah Warna dari cakra indigo (ajna). pusat aktivitas dari enerji psikis, yang terbuka pada anak-anak Indigo.Bukan hanya mempunyai kemampuan yang supranatural, kebanyakan dari anak-anak indigo itu adalah anak yang hiperaktif, suka memberontak, tidak suka dengan otoritas-otoritas yang terlalu mengkekang, namun juga mempunyai kecerdasan diatas rata-rata, kreatif dan old soul atau berjiwa tua. Sapun kelemahan dari anak indigo ini yaitu kurang dapat bergaul atau berkomunikasi.

Secara fisikly emotional anak indigo sangat sensitive, mempunyai empati yang tinggi, namun juga terkadang tidak mempunyai rasa empati sama sekali. Berikut ini adalah 10 besar karakteristik anak-anak indigo berdasarkan browsing-brosing yang gue lakukan.

1. Mereka mempunyai bau keturunan raja sejak lahir, dan kerap memanifestasikannya
2. Mereka memiliki rasa “ini adalah tempat saya semestinya”, dan akan merasasangat ganjl bila melihat orang lain tidak berpikir demikian
3. “Harga diri” bukan soal, mereka kerap memberitahu orang tua tentang “siapa mereka”
4. Mereka tidak akan melakukan hal yang spesifik, misalnya berbaris berurutan adalah suatu hal yang sulit bagi mereka
5. Terhadap hal yang kaku dan tidak memerlukan kreatifitas, ia merasa tidak terbiasa
6. Baik di rumah atau sekolah, biasanya mereka dapat menemukan cara kerja yang lebih baik, sehingga mereka dianggap sebagai perusak tata tertib yang sudah berjalan
7. Biasanya mereka introvek (menyembunyikan perasaan), merasa tidak ada orang di dunia ini yang dapat memahami mereka
8. Mereka tidak pernah pelit terhadap kebutuhan pribadi
9. Kemampuan “mata batin” mereka secara umum sangat kuat, bisa langsung mengetahui permainan orang dewasa
10. Mudah hanyut dalam kecanduan dan kebiasaan jelek lainnya.

Dalam The Care and Feeding of Indigo Children, Jan Tobler menyebutkan sedikitnya 10 ciri anak indigo.

1. Non-kompromisits terhadap sistem yang berlaku. Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat
2. Suka menyendiri. Kadang sulit untuk bersosialisasi
3. Datang ke dunia dengan perasaan ingin berbagi
5. Memahami betul hak eksistensi dirinya di dunia ini. Mereka justru heran jika ada yang menolaknya
6. Merasa dirinya bukanlah yang utama.
7. Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan
8. Sulit menunggu giliran
9. Tidak menyukai hal-hal ritual. Atau hal-hal yang tidak memerlukan pemikiran kreatif
10. Tidak merespons aturan-aturan yang kaku (misalnya: tunggu sampai ayah pulang)
11. Tidak malu untuk meminta apa yang dibutuhkannya.

Selain itu, dalam buku The Indigo Children, Doreen Virtue, Ph.D, menyebutkan pula beberapa karakteristik untuk mengidentifikasi anak-anak berbakat khusus itu, yaitu: Sangat sensitif.

1. Energinya sangat berlebihan.
2. Mudah bosan.
3. Perlu orang dengan kondisi emosi yang lebih stabil dan nyaman untuk berada di sekelilingnya.
4. Mempunyai pilihan sendiri untuk belajar, terutama untuk membaca dan matematika.
5. Mudah frustrasi. Sebab, umumnya mereka mempunyai banyak ide, namun kurang sumber daya atau orang-orang yang dapat membantu mereka.
6. Belajar lewat cara eksplorasi.
7. Tidak bisa diam kecuali mereka menyatu dalam sesuatu hal yang sesuai dengan minatnya.
8. Mempunyai ketakutan seperti kehilangan atau ditinggal meninggal oleh orang yang dicintainya.
9. Jika pengalaman pertamanya mengalami kegagalan, mereka mungkin akan menyerah dan membuat blok pembelajaran secara permanen.

Nah, udah liatkan definisi yang gue uraikan. Siapa tau aja anak loe termasuk dalam anak indigo. Selain itu juga ada Indigo dewasa. Memang sih, Jumlahnya terlalu banyak dibandingkan dengan indigo anak. Tapi loe smua bisa mencocokan karasteristik yang ada.

1. Tidak terima bila hak-haknya diambil atau diinjak-injak.
2. Frustasi dengan budaya popular.
3. Punya beberapa “Role Model” Indigo.
4. Punya intuisi yang kuat.
5. Punya hasrat kuat untuk mengubah dunia, namun kesuliatan denagn jalannya.
6. Mempunyai sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, sulit focus pada tugas, atau meloncat-loncat ditengah pembicaraan.
7. Sensitive terhadap yang berhubungan dengan listrik.
8. Punya pengalaman yang psikis, spiritual, lainnya.
9. Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis diusia muda.
10. Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
11. Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
12. Mereka pintar walau tidak sesalau berada ditinggkat paling atas.
13. Mencari arti hidup mereka, dan mengerti tentang dunia, mereka biasanya mencari melalui agama, buku.
14. Waktu mereka diri mereka seimbang, mereka akan merasa diri yang kuat, sehat, dan individu yang bahagia.
15. Kreatif dan sangat menikmati dalam menciptakan sesuatu.
16. Selalu ingin tau mengapa, khusnya jika mereka disuruh melakukan pekerjaan.
17. Pemberontak disekolah/kampus menolak mengerjakan tugas atau tidak berani karna ada tekanan dari orang tua.
18. Muak akan pekerjaan yang berulang-ulang disekolah.
19. Punya masalah dengan amarah.
20. Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.
21. Punya masalah dengan keberadaan, seperti tidak diterima atau terasing. Biasanya menimbulkan untuk bunuh diri namun tidak benar-benar melakukannya

By: Copas @ El-Wa

Read More..

Sunday, September 23, 2012

Mecari Moment Menggambar

Beberapa orang akan kesusahan ketika diberi tugas untuk menggambar, terutama bagi mereka yang susah menggambar, seperti Saya. Sebenarnya masalah itu cukup sederhana, yaitu terletak pada kemauan dan momen untuk menggambar. Dimana kebanyakan Orang akan rilek menggambar dalam keadaan tertentu. Ide juga terutama dalam menggambar, lain halnya jika Anda diminta untuk menggambar suatu gambar yang telah ada. Dari bebrapa orang yang Saya temui masalah menggambar juga dialami oleh beberapa mahasiswa yang seharusnya mahir menggambar. Ada beberapa trik agar momen itu bisa  terwujud dalam pikiran anda. Saya lebih suka menyebut sebagai virtual momen. 1. Tenangkan pikiran dan bawa rileks sejenak dengan mendengar lagu atau sesuatu yang membuat anda rilek, oya untuk lagu jangan dengarkan lagu yang berarti, karena itu akan membuat Anda semakin kacau, dengarkanlah lagu yang sekiranya Anda tidak tahu artinya. Kalau saya lebih suka lagu metal dan instrumen dari Buckethead. Karena tidak tahu artinya karena anda akan terbawa nada lagu tersebut. 2. Temukan sela kelemahan dari gambar tersebut atau bagian yang mudah, cara ini sederhana namun cukup efektif dalam menggambar. 3. Jika menggaris jangan tanggung, atau sedikit-sedikit, karena itu akan merusak gambar anda sendiri. 4. Jika menemukan Objek yang memiliki bentuk dasar, sekiranya anda menggambar dahulu objek dasar tersebut, baru perbaiki dengan Lay Out. 5. Sabar. Mungkin hanya sekian, hehe tu yang saya terapkan selama ini.

Read More..